Cara memperbaiki hardisk rusak tidak bisa diformat dan bad sector dengan langkah repair yang tepat sesuai dengan jenis kerusakan hardsik! PEMULA SEKALIPUN pasti BISA!

Memperbaiki . Jenis . hardware . software . Kode . Partisi . Repair

cara repair hdd bad sectorBagaimana cara memperbaiki hardisk rusak tidak bisa diformat? caranya tergantung jenis kerusakan yang anda alami, apa karena aktivitas fisik maupun komponen hardware yang rusak apa karena sifat logis magnetis software. Selain itu tipe partisi yang sebelumnya rusak juga bisa mempengaruhi hasil perbaikan dan repair unformated hardisk dan bad sector. Hardisk kalau sudah bad sector baik hard marking maupun soft marking pasti akan berpengaruh pada sistem cara kerja komputersecara kseleuruhan sejak pertama kali komputer dinyalakan. Ciri paling khas kalau hardisk susah diformat dan bandel karena lama sekali proses formatnya adalah di bios saja dideteksi susah, kadang kode firmware dan merk hardisk pun berubah ini yg terparah, kalau masih kedetek dan hanya bad sector kemungkinan masih bisa dipulihkan. Cara memperbaiki hardisk bad sector dan susah diformat paling umum yaitu menggunakan hardisk regenerator, DM (Disk Manager) dan tools bawaan dari vendor hardisk itu sendiri, meskipun hardisk jaman sekarang sudah jarang dibawakan. Yang akan dijelaskan disini lebih awal adalah dasar-dasar perbaikan dan pengetahuan tentang hardisk terlebih dahulu, supaya anda bisa mengambil langkah yang tepat, karena ketepatan anda memilih tools perbaikan hardisk dan kecocokannya dengan kerusakan hardisk yang anda alami sangat menentukan berhasil tidaknya perbaikan hardisk. Karena memang memperbaiki hardisk bad sector dan susah diformat kadang tidak tokcer diselesaikan dengan satu teknik dan satu tools saja.

Untuk memperbaiki hard disk yang rusak atau mungkin rusak sampai tidak bisa di format, Langkah-langkah yang harus di perhatikan adalah mengenal terlebih dahulu jenis-jenis kerusakan hard disk, supaya solusi perbaikan pada hard disk yang rusak bisa dengan cara yang tepat, apalagi pada hard disk yang telah mutlak tidak bisa di format, pasti akan membutuhkan analisa dan cara perbaikan dengan perlakuan yang khusus.

Jenis Kerusakan Hard disk secara umum dibedakan menjadi 2 :

  • Kerusakan Hardware

  • Kerusakan Software

Kerusakan karena hardware biasanya indikasinya adalah mati toal, motherboard hard disk mati dan terbakar, platter hard disk tergores, spindel hard disk macet, dan lainnya. Jenis kerusakan hardware adalah kerusakan pada hard disk yang disebabkan karena faktor fisik dan biasanya bersifat permanen jika perangkat keras / hardware / spare part penggantinya tidak bisa ditemukan karena memang keterbatasan spare-part hardware. Indikator kerusakan ini biasanya :

  • HDD mengeluarkan bunyi yang aneh dan tidak beraturan. Dalam posisi ini hdd tidak terbaca dan terdeteksi.

  • Led HDD menyala terus menerus saat booting dan tidak blinking sebagai tanda aktivitas pembacaan data hdd, biasanya loading akan lama sekali.

  • HDD Lebih cepat panas, dan biasanya meyebabkan PC gampang sekali Hang.

  • PC Sering blue screen, dengan mengeluarkan pesan yang intinya berhubungan dengan "Dumping cache, memori. bad cluster", tapi kalau direstart bisa normal lagi, dan bisa kambuh lagi dan berulang-ulang seperti itu, ini indikasi kerusakan hardware, jangan merepair OS karena anda hanya akan kehilangan banyak waktu saja.

  • HDD bisa diformat 100% tetapi pada saat digunakan macet-macet, dan sering blue screen, ini berarti buffer HDD yang rusak.

  • Hardisk cepat panas jika tidak segera diatasi maka juga akan memicu hdd cepat rusak akibat hardware karena konduktor pada chip yg memuai diluar ukuran standarnya meskipun sangat kecil (micron).

Kerusakan HDD karena software adalah jenis kerusakan hard disk yang disebabkan oleh faktor non fisik, indikasi kerusakan hard disk karena faktor non fisik antara lain : Bad Shadow, Bad Cluster, Bad Marking, Virus, Boot loader, firmware, hard disk tidak terdeteksi bios, seri dan type hard disk kacau, kapasitas hard disk terdeteksi lebih kecil dari asliny dan lainnya. Indikator kerusakannya :

  • HDD sangat lama loading meskipun LED blinking menandakan ada aktifitas pembacaan, tapi blinking berulang-ulang, tanda ada bad sector, karena spindle terjebak membaca data yang rusak pada sector yg rusak berulang-ulang. indikasi ini juga biasanya kelihatan pas setup OS baru beberapa tahap sudah tidak terdeteksi sampai blue screen.

  • HDD Susah di format, meskipun kapasitas dan tipenya bisa terdeteksi dengan baik di bios pc.

  • HDD mengeluarkan kode FW yang aneh-aneh pada saat PC/Kompi/Laptop startup pertama kali, biasanya kode FW dan SN berubah-rubah, Ini terjadi jika HDD sudah benar-benar tidak bisa boot dan self check (Namun ini jarang terjadi (minoritas), jika hdd digunakan dengan standard saja), contoh mengeluarkan kode hdd : Ares, Calipso, Athena, Cyclops, ESP, DSP, Minerva, Apollo, Artemis, Hermes, Mercury, Venus, Hesphaestus, Dionysus, Areois, Areia, Aphrodite. Namun diantara indikator tersebut yang paling lazim adalah kode hieroglyph seperti Ares, Athena, Calipso, dan kombinasi ASCII. Tapi tidak semua type jenis hardisk memiliki kode blok error yang sama, berbeda-beda satu dengan yang lainnya, tergantung karakteristiknya terutama pada tipe, seri, dan jenis FW (Firmware) yang tertanam/bersemayam didalamnya.

  • Kode error yang keluar biasanya disebabkan karena HDD terlalu panas pada bagian chipsetnya sehingga mengganggu konduktifitas data antara IDE/Sata ke Bridge Motherboard, sehingga type yang sesungguhnya tidak bisa diterjemahkan bios motherboard. Untuk mengatasi ini jika HDD anda besar dan memuat data atau file-file penting dan membutuhkan recovery biasanya dibutuhkan repair FW pada board HDD. WARNING! Untuk repair ini tidak direkomendasikan untuk coba-coba, jika anda ingin repair dan recover berusahalan untuk mendapatkan pengawasan dan didampingi Rekan/Teman/CS/Relasi anda yang benar-benar paham prosedur dan konstruksinya secara teknis, Karena tidak Bisa untuk Coba-coba.

  • Jika anda SCANDISK dengan posisi full scan, biasanya ada tanda BAD yang biasanya menyebar. Namun berurutan antar blok.

  • Pada saat mengcopy file atau aktifitas yang berhubungan dengan baca tulis data/file, biasanya akan mengeluarkan pesan "Error reading file" meskipun anda yakin bahwa antara sumber (source) dengan target tempat penyimpanan masih bagus secara fisik, ini indikator cache hdd yg trouble atau konduktifitas transfer data melalui kabel IDE/Sata terganggu.

  • Dan biasanya HDD yang kena bad shadow (Marking) juga bisa dikarenakan terkena dampak melakukan defrag yang terlalu sering sehingga proses kerja platter dan keping magnetic hdd lebih cepat panas dan berinduksi tinggi. Karena defrag memang bermanfaat positif tetapi juga ada negatifnya jika dilakukan dengan berlebihan.

  • Dan lainnya, masih banyak lagi, Namun intinya identik dengan trouble-trouble yang disebutkan diatas.

Jenis PARTISI dan Format File System Di Linux dan Windows sistem Operasi Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system :

1. FAT 16 (File Allocation Table 16)

  • sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi

2. FAT 32 (File Allocation Table 32)

  • FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.

3. NTFS (New Technology File System)

  • NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data. Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah, sehingga pc lebih recoverable.

Sedangkan jenis partisi Linux mempunyai beberapa file system:

1. Ext 2 (2rd Extented)

  • EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file. EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext 3 (3rd Extended)

  • EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya: Setelah kegagalan sumber daya, unclean shutdown, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses. Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi unclean shutdown tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware. Integritas data EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shutdown. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data. Kecepatan Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin. Mudah dilakukan migrasi kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.

3. Ext 4 (4rd Extended)

  • Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit. Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming, Defragmentation support.

Proses dan teknik repair cara memperbaiki hardisk yang susah diformat baik itu karena bad sector maupun memang belum terdeteksi spesifikasi dan kapasitasnya yang akan dijelaskan disini dengan syarat dan kondisi hardisk anda masih terdeteksi artinya firmware bios hardisk anda masih bagus, anda bisa menggunakan tools berikut langkah perbaikan dan keterangannya :
  • 1. Langkah yang pertama yaitu menggunakan DM (Disk Manager) jika hardisk anda memang belum terdeteksi kapasitasnya, sector, track, dan wpcom. Pakai ini lebih dahulu jangan langsung di regenerator, kalau mau hasilnya maksimal, memang ini akan memakan waktu lama terutama jika hardisk anda berukuran besar, tapi hasilnya jamin kalau kerusakan hardisk anda bukan penuh akibat fisik atau hardware.
  • 2. Langkah yang kedua yaitu baru menggunakan HDD Regenerator idealnya versi 1.5 sampai 1.7 tergantung anda punya yg mana, sama saja. Lakukan langkah yang kedua ini jika anda sudah yakin hardisk anda sudah terdeteksi penuh spek dan kapasitasnya, cara intinya pilih menu scanning and fix bad sector, tinggal tunggu sampai selesai, jika muncul logo B artinya ditemukan BAD, jika muncul logo R, artinya BAD Repaired.
PERHATIAN : Jika hardisk anda sudah banyak datanya dan hdd masih kedetek maka langsung lakukan langkah kedua sehingga data lama anda tidak hilang. Langkah pertama dilakukan hanya jika memang hardisk anda tidak terdeteksi sama sekali di BIOS komputer/laptop. Cara diatas bisa dilakukan siapapun bahkan untuk pengguna, karena tampilan software repair itu mudah sekali dipahami bahkan yang baru mulai.
Info tambahan untuk memperbaiki hardisk yang kena firmware dan biosnya, langkahnya lebih pelik karena anda harus flash dahulu chipset hardisknya menggunakanPC3000 AT dan interface khusus PC MX Safe Adapter PCI/ISA atau emulatornya kalau anda berani. Flashing disesuaikan dengan merk hdd, kapasitas, seri dan tipe chipsetnya dan ini paling sering pada hardisk maxtor. Perbaikan ini tidak cukup dengan software repairer bad sector saja tapi butuh hardware dan interface tambahan supaya hardisk bisa masuk pada posisi safe mode dan siap di flash. WARNING : Untuk cara ini sama sekali tidak direkomendasikan untuk pemula, karena membutuhkan pengalaman dan jam terbang khusus sebab harus paham terperinci sector, cluster, track, wpcom, dan rumpun FW hardisk, Harga toolsnya juga mahal terutama interface flashernya. Jika spekulasi resikonya tinggi!, jika anda mengalami kerusakan parah tingkat ini lebih baik ganti baru saja, atau jika anda butuh recovery datanya, serahkan saja kepada orang atau teknisi yang sudah pengalaman atau orang yang anda percaya mampu dan bisa, di kota tempat tinggal anda.
Terima kasih atas kunjungan dan Kepercayaan Anda, Semoga referensi singkat dan sederhana mengenai cara memperbaiki hardisk yang sudah diformat dan bad sector ini bermanfaat positif dan aplikatif untuk anda, Selamat bekerja dan beraktifitas, selamat mencoba dan salam..


Materi yang sedang anda lihat sekarang mengenai hardisk ceklak ceklik apa bisa di repair. Saat ini ada 56 artikel yang masuk dalam kategori komputer. Termasuk dalam halaman ini penjelasan terkait Hardisk ceklak ceklik dan kreteg kreteg apa bisa di repair? masih bisa tapi tidak hanya pakai software harus pakai interface khusus PC3000 AT. Karena memperbaiki dalam kondisi ini, hardisk harus masuk jumper safe mode supaya bisa di flash BIOS dan firmwarenya dahulu, kalau chipset sudah di flash sesuai jenis FW hdd, baru coba pakai software DM dan HDD regenerator untuk perbaikan kode hdd dan partisi, tapi kalau masih tetap sama berarti memang head dan spindle hardisknya rusak, kalau sudah begini yang mending ganti saja yg baru.. Semoga bermanfaat positif lebih optimal dan aplikatif.



Comment

Post Visitor

Tanya Jawab

Link Exchange : Bagi yg menginginkan tukar link, silahkan masuk ke bagian L-Exchanges khusus Komputer (Jika masih tersedia).


  • dhoronR - ****purnama@yahoo.co.id mengirimkan pesan ke (tarmanto/****j@yahoo.com) at 11/08/2011 - 10:19:37
    "gan hardisk punya saya udah saya format tapi tidak bisa lalu saya instal ulang juga nggak bisa.Tapi loding instal udah sampai 100% tapi ada peringatan format tidak komplit gimana tuh gan tolong di kasih penjelasan makasih"
    Replay Adm : Akan lebih baik jika disebutkan Merk HDD + Kapasitas + Type Firmware, Secara umum masalah tersebut disebabkan antara lain (optional) : 1. IC Buffernya trouble, Jadi meskipun plater dan spindel bagus 100% formated, Tetap akan keluar pesan Aneh-aneh. 2. Firmware HDDnya, Jika firmware pada chipset trouble, meskipun HDD terdeteksi dengan Merk dan Kapasitas yg benar, tetap akan keluar pesan aneh-aneh, Misal Merk terdeteksi, Kapasitas terdeteksi, tapi masih ada Etc, seperti : Athena, Calipso, Ares, dll. Maka saat selesai maintenance (format, partitions, etc) maka akan muncul message yg aneh-aneh. #/SOLUSI : Repair FW / Replace Buffer.

    _________________________________________

  • rithaa - ****.sepuluhtkjtiga@gmail.com mengirimkan pesan ke (rismaa/****ong@yahoo.com) at 13/09/2011 - 17:54:44
    "jenis jenis harddisk"
    Replay Adm : Akan lebih baik jika disebutkan Merk HDD + Kapasitas + Type Firmware, Secara umum masalah tersebut disebabkan antara lain (optional) : 1. IC Buffernya trouble, Jadi meskipun plater dan spindel bagus 100% formated, Tetap akan keluar pesan Aneh-aneh. 2. Firmware HDDnya, Jika firmware pada chipset trouble, meskipun HDD terdeteksi dengan Merk dan Kapasitas yg benar, tetap akan keluar pesan aneh-aneh, Misal Merk terdeteksi, Kapasitas terdeteksi, tapi masih ada Etc, seperti : Athena, Calipso, Ares, dll. Maka saat selesai maintenance (format, partitions, etc) maka akan muncul message yg aneh-aneh. #/SOLUSI : Repair FW / Replace Buffer.

    _________________________________________


  • Note : Untuk tanya jawab umum yg berhubungan dengan Komputer, jawaban dikirimkan melalui email anda yang telah subscribe.


    Comment

    Post Visitor

    Konsultasi Tanya Jawab Umum maupun Link Exchange khusus materi artikel mengenai hardisk ceklak ceklik apa bisa di repair :

       
    Nama
     

    E-Mail

     

     

     

    Nama WEB/Blog tulis dg format lengkap http

    Comment

     

    Hasil perkalian
    7 dan 4=?

     
      

    Silahkan jika anda serius, ingin memberikan komentar / saran / masukan / lainnya boleh, dengan syarat berkomentar : gunakan data valid, terutama email aktif yang bisa di subscribe, karena setiap comment masuk akan di subscribe lebih dahulu. Comment diluar topik dan prosedur tidak akan direspon dan comment yang anda masukan harus sesuai dengan topik materi mengenai hardisk ceklak ceklik apa bisa di repair.

      
    Nama
    E-Mail
      
    Pesan / Konsul / Pertanyaan
    Nama rekan anda
    E-Mail rekan anda
    Hasil perkalian
    7 dan 4=?
     

    Jika anda memiliki rekan atau teman bahkan saudara maupun kerabat dekat yang anda percaya dan juga membutuhkan informasi ini maka anda boleh mengirimkan info ini menggunakan email yang valid, Silahkan isi form post visitor diatas dengan baik dan benar serta berhubungan dengan materi topik mengenai : hardisk ceklak ceklik apa bisa di repair, Gunakan post visitor ini sebaik mungkin.

      

    Nama
     
    Alamat
     
    Kota
     
    E-Mail
     
    Telepon
     
      
      

    Isi pertanyaan, post, review, konsul, etc.

    Hasil perkalian
    7 dan 4=?
     
      
       
       
       


    Statistic And Geographics


    Simple Content For Fast Access

    -