Skill atitude dan kemampuan teknisKualifikasi Skill dan Keterampilan Yang Saat ini Paling Banyak Dicari Perusahaan dan Metode mendapatkan pekerjaan pada Tempat dan habitat yang tepat maupun kualifikasi yang semakin ketat dan kompetitif.

Kualifikasi . Skill Keterampilan . Kompetensi . Kompetitif . Ketat . Keterampilan Paling Di cari . Mekanisme Melamar Kerja . Teorema Peluang

Pemahaman Dasar unsur kompetitas :

  • Kualifikasi adalah hal-hal yang dipersaratkan baik secara akademis dan teknis untuk mengisi jenjang kerja tertentu.

  • Skill/Keterampilan adalah kemampuan khusus dalam bidang tertentu secara mendasar dan spesifik dan menyentuh akar-akar teknis.

  • Kompetensi adalah tingkat kematangan atau viskositas skill atau keterampilan teknis pada bidang tertentu, semakin matang skill/keterampilan yang anda miliki, berarti kompetensi anda semakin baik.

  • Kompetitif adalah kemampuan daya saing pada skill/keterampilan tertentu, semakin matang skill dan keterampilan anda pada bidang tertentu berarti anda bisa lebih kompetitif pada bidang anda.

  • Ketat adalah posisi dimana interval kompetisi sangat rapat pada kompetensi di bidang-bidang tertentu, Semakin banyak orang-orang yang memiliki kompetensi dan daya saing, maka kompetisi akan semakin ketat dan kompetitif.

Sebenarnya, Anda dapat meningkatkan keterampilan yang Anda miliki, yang tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik Anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir Anda dalam waktu dekat. Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir Anda juga ditentukan keterampilan yang Anda miliki dan dapat Anda jual pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari pekerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.

Berikut ini adalah 8 skill maupun keterampilan yang paling dominan dicari saat ini institusi/rekruiiter yang bisa menjadi syarat administratif maupun kualifikasi teknis dalam memasuki core bisnis dunia kerja atau perusahaan membutuhkan tenaga ahli dari beberapa bidang berikut :

1. Keterampilan bahasa asing.
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.

2. Keterampilan teknis tentang mesin.
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian di antara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.

3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia.
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.

4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer.
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang semakin canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika Anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, Anda akan menjadi salah satu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir dan potensi anda.

5. Keterampilan Mengajar.
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap dikejar banyak perusahaan untuk memberikan short course bagi pegawai mereka.

6. Keterampilan manajemen keuangan.
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, Anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.

7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika.
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.

8. Keterampilan memecahkan masalah.
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

Mekanisme melamar dan mendapatkan pekerjaan idaman.
Melamar pekerjaan bisa disebut sebagai suatu hal yang gampang-gampang susah. Ada pelamar yang hanya mengirimkan satu surat lamaran, kemudian dipanggil wawancara dan langsung diterima bekerja. Sebaliknya ada pelamar yang sudah mengirimkan puluhan surat lamaran dan sudah dipanggil untuk wawancara berkali-kali namun tidak kunjung diterima bekerja. Dalam banyak kasus, kemampuan akademik yang tinggi juga seringkali bukan jaminan untuk bisa diterima bekerja.

Orang-orang yang termasuk dalam kelompok terakhir yang sudah mengirimkan puluhan surat lamaran tetapi tidak kunjung diterima bekerja seringkali menjadi frustrasi dan akhirnya putus asa sehingga kehilangan semangat untuk mencari pekerjaan. Akibatnya mereka cenderung menjadi penganggur dan memiliki konsep diri yang negatif.

Demi menjaga agar jangan sampai sang pelamar menjadi frustrasi maka ada beberapa hal yang harus dipahami dan dipelajari secara seksama oleh para pencari kerja. Sama halnya dengan melakukan kegiatan-kegiatan lain dalam hidup ini, maka mencari pekerjaan pun memerlukan suatu pemahaman, keterampilan dan keahlian tersendiri. Hanya orang-orang yang menyadari hal inilah yang akan mampu memenangkan kompetisi (di Indonesia bisa disebut Hyper-kompetisi) dalam mendapatkan pekerjaan. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para pencari kerja, seperti dikutip dari monster. com di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pemahaman terhadap Proses Pencarian Pekerja

Pemahaman yang benar terhadap proses pencarian pekerjaan akan sangat berguna bagi pencari kerja agar terhindar dari rasa frustrasi. Beberapa hal yang harus diketahui dan dipahami pencari kerja misalnya:

  • Pencarian pekerjaan adalah identik dengan mempromosikan diri sendiri dan talenta yang dimiliki.

  • Mengetahui dengan pasti bagaimana talenta yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi perusahaan yang dilamar.

  • Mencari pekerjaan merupakan suatu pekerjaan juga: jadi perlu bersabar karena pasti membutuhkan waktu.

  • Buat rencana dan ikuti rencana tersebut; meski tidak harus diikuti secara kaku.

  • Mencari pekerjaan harus pantang menyerah.

2. Kenali Diri Anda Sendiri

Identifikasi kemampuan, minat, bakat, nilai-nilai hidup, kebutuhan dan kebiasaan Anda. Jika Anda memahami hal tersebut maka akan lebih mudah bagi Anda dalam menentukan jenis pekerjaan apa dan perusahaan seperti apa yang akan Anda pilih.

3. Tentukan Tujuan Karir Anda

Putuskan jenis karir yang menjadi tujuan Anda, perusahaan apa yang cocok bagi Anda, dan bila perlu tentukan juga lokasi atau area dimana Anda akan bekerja.

4. Buatlah Career Portfolio

Buatlah career portfolio Anda dengan menyiapkan dokumen-dokumen pelengkap seperti:

  • Surat Lamaran

  • Resume

  • Surat Rekomendasi, piagam penghargaan, dll

  • Transkrip Nilai, Ijazah, Sertifikat, dll

  • Kartu Nama (jika ada)

5. Perluas Jaringan

Mencari pekerjaan seringkali memerlukan kerja sama tim. Dalam hal ini Anda harus memiliki jaringan atau networking untuk mencari berbagai informasi yang diperlukan tentang lowongan pekerjaan yang sesuai untuk Anda. Anda bisa bekerja sama dengan teman, anggota keluarga atau pun kenalan Anda untuk mendapat berbagai informasi yang dibutuhkan. Semakin luas networking maka akan semakin cepat kemungkinan Anda untuk mendapatkan pekerjaan atau setidaknya akan banyak peluang lowongan kerja yang tersedia.

6. Kenali Tempat / Perusahaan yang Dilamar

Kenyataan pahit yang harus dialami oleh pekerja karena di-PHK atau para pencari kerja yang ditipu oleh si pemberi pekerjaan, hendaknya menjadi pelajaran bagi Anda sebelum mengirimkan surat lamaran pekerjaan. Artinya jangan sampai Anda melamar di perusahaan yang kurang terjamin masa depannya. Salah satu cara yang paling mudah dilakukan untuk mengenali perusahaan/pemberi pekerjaan adalah dengan mencari informasi secara rinci tentang perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan tersebut, mencakup kemampuan finansial, jenis usaha, jenis pekerjaan yang ditawarkan (pegawai tetap atau kontrak), siapa pemiliknya, dll. Jika akhirnya Anda menemukan kecocokan dengan tujuan karir Anda maka barulah Anda boleh mengirimkan surat lamaran. Dalam hal bahwa Anda melamar melalui iklan lowongan kerja yang ada di media massa maka pilihlah iklan lowongan kerja yang diterbitkan di media massa yang sudah terpercaya. Dan untuk ini pun Anda tetap harus mengecek lagi profile perusahaan pemberi pekerjaan.

7. Melamar

Melamar pekerjaan membutuhkan suatu seni tersendiri oleh karena itu pencari kerja harus benar-benar mempersiapkan semua hal yang berhubungan dengan lamaran tersebut secara seksama. Lakukan hal yang sama setiap kali Anda melamar pekerjaan.

8. Wawancara Kerja dan Psikotes

Wawancara kerja dan Psikotes merupakan suatu proses yang menghantar Anda ke gerbang perusahaan. Artinya jika Anda sudah memasuki tahap wawancara kerja, maka Anda memiliki kesempatan untuk lebih mengenal perusahaan dan sebaliknya perusahaan dapat mengenal potensi Anda secara lebih rinci. Oleh karena itu, pencari kerja harus benar-benar mempersiapkan diri dalam menghadapi wawancara kerja setelah melewati rangkaian tes soal psikotes yg dinamis. Jika anda mau lebih banyak mempelajari dan menggalinya, soal latihan psikotes berbagai jenis dan segmen sebenarnya bukan sekedar alat ukur kompetensi kandidat, tapi bisa mengasah potensi dan bakat serta kreativitas anda lebih dari biasanya baik mempelajarinya dengan cara standar maupun AL (Accelerate Learning)

9. Menerima atau Menolak Tawaran Pekerjaan

Seperti yang telah dikemukakan bahwa mencari pekerjaan adalah gampang-gampang susah, maka konsekuensi logis yang akan dihadapi setiap pencari kerja adalah diterima atau ditolak. Dalam kenyataannya, meski disadari bahwa mendapatkan pekerjaan adalah suatu hal yang sulit, namun terkadang ada tawaran pekerjaan yang terpaksa ditolak sendiri oleh si pelamar karena berbagai alasan.

Dalam hal ini, jika Anda termasuk pelamar yang terpaksa menolak tawaran pekerjaan, maka lakukan hal tersebut dengan cara-cara elegance sehingga tidak menyinggung perasaan orang-orang di perusahaan yang Anda lamar. Sebaliknya jika Anda menerima tawaran kerja maka sampaikan rasa terima kasih penghargaan atas kesempatan untuk berkarir di perusahaan tersebut dan tindaklanjuti dengan membuat kesepakatan kerja serta langkah-langkah yang harus Anda persiapkan sebelum mulai bekerja.

10. Evaluasi Proses

Jika Anda tetap belum berhasil mendapatkan pekerjaan meski sudah menjalani beberapa langkah di atas, maka Anda perlu mengevaluasi seluruh proses pencarian pekerjaan. Tanyakan pada diri Anda sendiri:

  • Apakah saya sudah melakukan semua hal yang wajib dan perlu dilakukan?

  • Seberapa jauh persiapan saya dalam menempuh setiap langkah di atas?

  • Hal-hal apa saja yang perlu saya perbaiki dan apakah ada hal lain yang kurang?

Jika memang ternyata masih tetap belum menemukan yang pas maupun mendapat pekerjaan meski sudah merasa melakukan langkah-langkah yang optimal, maka tak perlu menyalahkan siapapun, anda perlu sharing dan minta bantuan kepada orang-orang yang profesional yang anda percayai, dalam kelas ini misalnya konselor / psikolog maupun Praktisi IT. Atau anda jangan khawatir dan ragu untuk belajar lebih dari biasanya untuk mencapai visi misi anda.

Konselor maupun psikolog : akan bisa memberikan anda motivasi dan pengelolaan mental yang tepat, sehingga anda memiliki motivasi dan daya juang yang tinggi tapi tetap rasional sesuai dengan ability anda.

  • Praktisi IT : akan bisa membantu anda meng-aplikasikan pengetahuan anda sesuai dengan perkembangan IPTEK, karena apa? Anda tidak hanya membutuhkan motivasi dan pengetahuan saja, karena skill dan kemampuan andapun harus diasah. Karena setelah memiliki pengetahuan, tinggal bagaimana kapasitas anda mengaplikasikannya dalam berbagai bentuk sesuai dengan ability anda. (Logis realistis dan rasional).

Dengan bantuan mereka Anda mungkin bisa mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab anda belum mendapatkan pekerjaan maupun menciptakan pekerjaan atas ability anda. Dengan pemahaman terhadap keseluruhan proses pencarian pekerjaan diharapkan individu memiliki ketahanan diri dan daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan sebelum berhasil memperoleh pekerjaan maupun menciptakan peluang dengan kreativitas sendiri dan tidak memiliki ketergantungan yang berlebihan dan serta semakin solid. (Ini Motivasi : Semangat tapi yg realistis)


Tips Teorema Peluang.
Berikutnya adalah berusahalan anda mengenal dan memahami bentuk peluang secara multiperspektif, Karena apapun bakat skill dan keterampilan yang anda miliki pasti ada tempat dan habitat yang tepat untuk anda. Jangan terpaku melihat satu petak, Karena bisa saja peluang terbaik anda ada pada petak lain yang benar-benar tak pernah anda lihat dan anda sentuh. Siapa saja dan termasuk anda, pasti punya potensi sukses,
karena memang tidak ada sukses berawal dari sukses, dan itulah kunci sukses. Selamat bekerja dan beraktifitas, semoga referensi singkat dan sederhana ini bisa memberikan inspirasi yang positif untuk anda, Tetap semangat tapi yang rasional agar aplikatif dan berdaya guna. (SUKSES Untuk anda karena sukses adalah hak anda)

Untuk lebih realistis lagi, silahkan anda download psikotes secara lengkap untuk latihan mengasah dan mengembangkan ability anda, sehingga anda akan lebih matang dengan berbagai jenis tes psikotes dan anda bisa mengembangkan sendiri kedepannya untuk berbagai kebutuhan maupun apa saja peluang yang sedang anda hadapi secara aplikatif dan relevan.Terima kasih atas kunjungan dan Kepercayaan anda - Hope it help fully help to many people that belief.


Materi yang sedang anda lihat sekarang mengenai apa yg dimaksud pekerjaan profesional. Saat ini ada 58 artikel yang masuk dalam kategori psikotes. Termasuk dalam halaman ini penjelasan terkait yang dimaksud pekerjaan profesional pengertiannya adalah pekerjaan yang membutuhkan tingkat keahlian sangat khusus untuk apa saja bidang-bidang yang membutuhkan keilmuan yang mendalam maupun konsentrasi fokus cukup tinggi, hasil dari pekerjaan ini biasanya dalam bentuk aplikasi perangkat keras maupun lunak, yang nantinya bisa digunakan banyak orang dalam menyelesaikan masalah sehari-hari atau aplikasi kelas corporate. pekerja profesional pendapatan biasanya dalam bentuk royal vee advance, artinya pekerjaan hanya sekali dilakukan dalam beberapa periode, kemudian setelah pekerjaan selesai mereka para pekerja profesional akan mendapatkan penghasilan seterusnya selama sistem maupun hasil pembuatan atau cipta karyanya masih digunakan dalam berbagai lapisan baik end user maupun corporate. contoh pekerjaan profesional adalah perancang, konstruktor, programmer, pembuat aplikasi, chip enginer, processor designer, modul kit electronics system, draft planner system designer, etc.. Semoga bermanfaat positif lebih optimal dan aplikatif.




Comment

Post Visitor

Konsultasi Tanya Jawab Umum maupun Link Exchange khusus materi artikel mengenai apa yg dimaksud pekerjaan profesional :

   
Nama
 

E-Mail

 

 

 

Nama WEB/Blog tulis dg format lengkap http

Comment

 

Hasil perkalian
10 dan 7=?

 
  

Silahkan jika anda serius, ingin memberikan komentar / saran / masukan / lainnya boleh, dengan syarat berkomentar : gunakan data valid, terutama email aktif yang bisa di subscribe, karena setiap comment masuk akan di subscribe lebih dahulu. Comment diluar topik dan prosedur tidak akan direspon dan comment yang anda masukan harus sesuai dengan topik materi mengenai apa yg dimaksud pekerjaan profesional.

  
Nama
E-Mail
  
Pesan / Konsul / Pertanyaan
Nama rekan anda
E-Mail rekan anda
Hasil perkalian
10 dan 7=?
 

Jika anda memiliki rekan atau teman bahkan saudara maupun kerabat dekat yang anda percaya dan juga membutuhkan informasi ini maka anda boleh mengirimkan info ini menggunakan email yang valid, Silahkan isi form post visitor diatas dengan baik dan benar serta berhubungan dengan materi topik mengenai : apa yg dimaksud pekerjaan profesional, Gunakan post visitor ini sebaik mungkin.

  

Nama
 
Alamat
 
Kota
 
E-Mail
 
Telepon
 
  
  

Isi pertanyaan, post, review, konsul, etc.

Hasil perkalian
10 dan 7=?
 
  
   
   
   

paket psikotes lengkap full package

panduan registrasi program psikotes

Psikotes Online


Statistic And Geographics


Simple Content For Fast Access

-